Tawassul ke Makam Nabi SAW dan Paman Nabi SAW Supaya Turun Hujan

shares

 

Oleh: KH. Thobary Syadzily 

Boleh hukumnya bertawassul kepada para Nabi, paman Nabi saw, dan orang-orang yang ahli berbuat kebajikan / kemashlahatan (misalnya waliyullah dan orang-orang sholeh), sebagaimana diterangkan di dalam kitab hadits "Fathul Baru Syarah Shohih al-Bukhori", "Umdatul Qari Syarah Shohih al-Bukhori" dsb, di antaranya pada kitab "Fathul Bari Syarah Shohih al-Bukhori) jilid 2 halaman 626 – 627, cetakan “Al-Maktabah at-Taufiqiyyah”, Mesir, dengan keterangan sebagai berikut:


حدثنا الحسن بن محمد قال : حدثنا محمد بن عبد الله الأنصاري قال : حدثني أبي عبد الله بن المثنى عن أمامة بن عبد الله بن أنس عن أنس أن عمر بن الخطاب رضي الله عنه كان اذا قحطوا استسقى بالعباس بن عبد المطلب فقال : اللهم انا كنا نتوسل اليك بنبينا فتسقينا و انا نتوسل اليك بعم نبينا فاسقنا قال : فيسقون


Artinya:
Telah menceritakan kepada kami Hasan bin Muhammad, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah al-Anshari, dia berkata: Telah menceritakan kepada saya Abi Abdullah bin al-Mutsanna dari 'Umamah bin Abdillah bin Anas dari Anas bahwa sesungguhnya Umar bin Khottob radiyallahu 'anhu apabila orang-orang tertimpa musim kemarau yang sangat panjang, beliau memohon diturunkan hujan dengan bertawassul kepada Abbas bin Abdul Muthallib. Kemudian beliau berkata:

"ALLAAHUMMA INNA KUNNA NATAWASSALU ILAIKA BINABIYYINA FATASQIINA WA INNA NATAWASSALU ILAIKA BI'AMMI NABIYYINA FASQINA QAALA: FAYUSQAUNA."

{Ya Allah ! Sesungguhnya kami bertawassul kepadamu dengan perantaraan nabi kami, maka turunkanlah kami hujan ! Dan, sesungguhnya kami bertawassul kepadamu dengan perantaraan paman Nabi kami, maka turunkankanlah kami hujan !. Beliau berkata: kemudian orang-orang itu diturunkan hujan (oleh Allah SWT) }.
Fathul Baari FB jilid 2 hal 626 a

Fathul Baari jilid 2 hal 626 b
Fathul Baari jilid 2 hal 627

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar